20000 Ekor Lele Dipanen, Lapas Gunung Sugih Perkuat Program Pembinaan Kemandirian
Gunung Sugih – INFO_PAS – Marahtulis.Com || Lapas Kelas IIB Gunung Sugih melaksanakan panen lele hasil budidaya pada Sabtu (24/10). Panen sebanyak 20.000 ekor dengan total berat kurang lebih satu ton tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan kegiatan produktif melalui pembinaan kemandirian di bidang perikanan.
Budidaya lele menjadi salah satu sarana pembinaan untuk menumbuhkan keterampilan, kedisiplinan, dan tanggung jawab warga binaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan dapat memperoleh pengalaman dalam mengelola usaha perikanan, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, hingga proses panen.
Hasil panen tersebut menunjukkan potensi kegiatan budidaya sebagai sarana pembinaan yang produktif dan bernilai ekonomi. Selain mendukung penyediaan bahan pangan, kegiatan ini diharapkan dapat membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.
Kalapas Gunung Sugih, Sastra Irawan, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian diarahkan untuk memberikan bekal yang bermanfaat bagi masa depan warga binaan.
“Panen lele ini bukan hanya tentang jumlah hasil yang diperoleh, tetapi juga tentang proses belajar, ketekunan, dan tanggung jawab yang dibangun melalui kegiatan budidaya. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk membuka peluang usaha dan hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ujar Sastra Irawan.
Melalui pengembangan budidaya perikanan, Lapas Gunung Sugih terus berupaya menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata. Kegiatan produktif ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berkarya sekaligus mendukung peran pemasyarakatan dalam penguatan ketahanan pangan.
(Humas Lapas Gunung Sugih)
#LapasGunungSugih #Kemenimipas #ImipasPRIMA #PemasyarakatanPastiBermanfaatUntukMasyarakat




Tidak ada komentar