Pemkab Pringsewu Gelar Vaksinasi Pmk, 6.350 Dosis Untuk Sapi, Kambing, Domba Dan Kerbau Di 9 Kecamatan
Pringsewu, Marahtulis.Com || 20 Agustus 2026 Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pertanian bergerak cepat mencegah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Sebanyak *6.350 dosis vaksin PMK* mulai disuntikkan ke sapi, kambing, domba, dan kerbau milik masyarakat di 9 kecamatan se-Kabupaten Pringsewu.
Vaksin tersebut merupakan alokasi dari *Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung* tahun anggaran 2026. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan serentak oleh *petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan)* di masing-masing wilayah kerja sejak awal Agustus 2026.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, M.Maryanto.S.Pt menegaskan vaksinasi ini gratis dan wajib bagi ternak warga.
PMK itu penyakit yang sangat merugikan. Angka kematian tinggi, produksi susu anjlok, ternak kurus, peternak rugi. Target 6.350 dosis ini harus tuntas. Kami minta peternak kooperatif saat petugas Puskeswan datang ke kandang. Ini untuk lindungi aset peternak sendiri,tegasnya.
*Cakupan 9 Kecamatan Sasaran Vaksinasi:*
Pardasuka, Ambarawa, Pagelaran, Pagelaran Utara, Pringsewu, Gadingrejo, Sukoharjo, Adiluwih, dan Banyumas.
*Apa itu PMK dan Gejalanya?*
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah penyakit virus akut yang sangat menular pada hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba. *Gejala PMK:*
1. Demam tinggi sampai 41°C.
2. Keluar air liur berlebihan/berbusa.
3. Luka seperti sariawan di gusi, lidah, dan langit mulut.
4. Luka pada kuku/trajei hingga pincang.
5. Ternak tidak mau makan, lemas, dan kurus.
*HIMBAUAN PENTING UNTUK PETERNAK:*
1. *Jaga kebersihan kandang* dengan desinfektan rutin.
2. *Pastikan asupan nutrisi* pakan hijauan dan konsentrat serta air minum bersih.
3. *Batasi lalu lintas ternak* dan orang keluar-masuk kandang.
4. *Segera lapor ke Petugas Puskeswan* jika ada ternak sakit atau ingin vaksin.
5. *Jangan potong paksa atau jual ternak sakit* karena akan memperluas wabah.
*Jadwal Vaksinasi Agustus-September 2026:* Petugas Puskeswan akan koordinasi dengan kepala pekon. Warga bisa tanya langsung ke balai pekon masing-masing untuk jadwal pasti di dusunnya.
( FPII )




Tidak ada komentar