Aktivitas Tambang Timah Ilegal Kembali Beroperasi Dimalam Hari Diduga Penambang Ini Sistem Koordinasi
Bangka Barat • Marahtulis.Com || Mentok Aktivitas tambang timah ilegal diperairan zona tangkap nelayan telah mengganggu nelayan melaut adanya terjadi jaring nelayan nyangkut di ponton tambang timah ilegal diperairan kranggan sekitar 40 ponton yang beroperasi diperairan zona tangkap nelayan kami sebagai nelayan berharap kepada penegak hukum Bangka Barat menidak tegas.
membersihkan ponton- ponton diperairan zona tangkap nelayan sekarang musimnya ikan bawal diperairan tersebut keberadaan ponton selam telah mengganggu nelayan mencari nafkah kami berharap kepada bapak kepolda Babel, menindak tegas adanya aktivitas diperairan zona tangkap kami ungkapan dari narasumber tidak mau disebut namanya semalam ada pak razia turun kelaut cuma dirazia Ti user-user pertanyaan dari nelayan kok cuman Ti user-user dirazia Ti selam tidak dirazia masih beroperasi sekitar 40 ponton semalam di zona tangkap nelayan setempat.
Ketenangan yang kita dapat dari narasumber mengeluh terhadap adanya aktivitas ponton ilegal tersebut diperairan zona tangkap nelayan penambang ini tidak memikirkan nasib kami nelayan mencari nafkah sekarang udah musimnya menyaring ikan bawal diperairan tersebut bagaimana kami mau melaut kalau masih ada ponton- ponton bertaburan di zona tangkap nelayan keberadaan ponton" tersebut tidak ada manfaat nya bagi nelayan dan masyarakat.
Cuma untuk kepentingan oknum pribadi sendiri tidak ada manfaatnya untuk nelayan masyarakat setempat kami nelayan berharap kepada penaga hukum Bangka Barat bersihkan ponton- ponton di zona tangkap nelayan mengaku merasakan dirugikan, area penangkapan ikan yang selama ini menjadi tumpuan hidup nelayan terus terganggu akibat aktivitas penambang yang mengubah kondisi dasar laut dan merusak ekosistem perairan zona tangkap nelayan,
Menyikapi hal ini, masyarakat dan nelayan meminta kepolisian Daerah kepulauan Bangka Belitung untuk turun tuntas. Pengusutan tidak hanya berhenti pada tingkat pelaku lapangan, tetapi.harus menelusuri siapa dalang utama serta jaringan yang melindungi kegiatan ilegal tersebut. Koordinasi yang terpadaun antara instansi diperlukan agar aktivitas ini benar-benar dibersihkan dan tidak terulang kembali di zona tangkap nelayan,
( Rekdasi)



Tidak ada komentar