Aktivitas Tambang Timah Ilegal Kembali Beroperasi Malam Hari di Perairan Kranggan, Jelas Penolakan Dari Masyarakat Dan Nelayan Tidak Ada Lagi Aktivitas Tersebut Diperairan Kami
Mentok – Marahtulis.Com || Aktivitas tambang selam ilegal di perairan Laut Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, kembali terjadi meski pelakunya berulang kali ditegur dan ditindak aparat,.tim wartawan jejak kasus info mendapat informasi dari nelayan tersebut masih ada pak aktivitas dilaut kranggan semalam Sekitar 5 unit ponton diduga beroperasi diam-diam pada malam hari, kembali mengganggu ruang gerak dan mata pencaharian nelayan setempat, Rabu(17/6/2026).
Menurut keterangan seorang nelayan yang enggan disebutkan identitasnya, aktivitas ini sudah berlangsung selama dua malam berturut-turut.
“Kami baru turun melaut semalam, terlihat jelas masih ada Aktivitas tersebut berja sekitar 5 ponton jenis selam yang bekerja. Sudah tiga malam ini mereka beroperasi,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut dinilai semakin menantang penegakan hukum. Meski kerap ditertibkan, ditangkap, dan diperingatkan, para pelaku tetap kembali beraksi. Hal ini memunculkan pertanyaan mendasar: siapa sesungguhnya yang berada di balik operasi ini? Warga menilai mustahil kegiatan berjalan terus-menerus tanpa adanya dukungan atau perlindungan dari pihak tertentu.
Nelayan mengaku merasa resah dan dirugikan. Area penangkapan ikan yang selama ini menjadi tumpuan hidup mereka terus terganggu akibat aktivitas penambangan yang mengubah kondisi dasar laut dan merusak ekosistem perairan.
Menyikapi hal ini, masyarakat dan nelayan meminta Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung untuk turun tangan secara tegas dan tuntas. Pengusutan tidak hanya berhenti pada tingkat pelaku lapangan, tetapi harus menelusuri siapa dalang utama serta jaringan yang melindungi kegiatan ilegal tersebut. Koordinasi yang terpadu antarinstansi diperlukan agar aktivitas ini benar-benar dibersihkan dan tidak terulang kembali.
( Musarofa Melaporkan dari Bangka Barat)


Tidak ada komentar