Header Ads

Operasi Penertiban Di Perairan Enjel Mentok: 6 Orang Diamankan, 2 Ponton Selam Dan 3 Speed Boat Disita

 


Mentok • Marahtulis.Com || Tim gabungan melakukan operasi penertiban terhadap aktivitas pertambangan di laut dengan menggunakan ponton jenis selam yang beroperasi di kawasan perairan Enjel, Desa Air Putih, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Dalam kegiatan tersebut, aparat berhasil mengamankan sejumlah orang yang berada di lokasi serta menyita sejumlah alat berat dan sarana penunjang aktivitas ilegal tersebut, Senin (18/5/2026).

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, terdapat enam orang warga yang dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait keberadaannya di lokasi penambangan. Mereka yang diamankan tersebut masing-masing berinisial: Riko (34), warga Kapit yang diketahui bekerja di media Kabar Babel; Jainal (46), warga Dusun Kemang Masam, Desa Air Putih; Herdiansyah (24), warga Kampung Tanjung, Mentok; Sandika (25), warga Batu Rakit; Lelen (28), warga KM; serta Heri (41), warga Belinyu.

 

Selain mengamankan enam orang tersebut, petugas juga menyita barang bukti berupa dua unit ponton jenis selam yang wasangka digunakan untuk aktivitas penambangan. Tak hanya itu, tiga unit speed boat jenis lidah lengkap dengan mesin tempelnya juga turut dibawa sebagai barang bukti karena diduga berperan sebagai sarana pendukung dalam kegiatan pertambangan di kawasan perairan tersebut.

 

Dalam laporan yang diterima juga disebutkan bahwa saat operasi penertiban berlangsung, terlihat beberapa unit ponton lainnya yang dikenal sebagai binaan Iwan Jep, bergerak menjauh dan meninggalkan lokasi. Diduga, keberadaan mereka berhasil mendengar informasi akan adanya kegiatan penertiban di kawasan perairan En tersebut sehingga mereka menyelamatkan diri sebelum petugas tiba di lokasi.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan atau tanggapan resmi yang disampaikan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Bangka Barat terkait operasi penertiban ini maupun status hukum dari para pihak yang diamankan. Pihak awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna mendapatkan penjelasan resmi dan perkembangan kasus lebih lanjut. (Musarofa) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.