Header Ads

Pemerintah Kota Bandar Lampung Tambah Kapasitas Bak TPA Bakung

Bandar Lampung, Marahtulis.Com || Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengambil langkah cepat untuk mengatasi luberan air lindi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, Telukbetung Barat. Penambahan kapasitas bak penampungan menjadi salah satu solusi darurat yang tengah dilakukan guna mencegah pencemaran lingkungan.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, mengatakan bahwa Pemkot telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera menaikkan tinggi bak penampungan air lindi hingga 60 sentimeter.


"Kita sudah langsung atasi dengan menaikkan kapasitas bak menjadi 60 cm," kata Iwan, Senin (22/4/2025). "Ini untuk mengantisipasi air lindi yang meluap".


Iwan menjelaskan air lindi, cairan limbah yang berasal dari timbunan sampah, saat ini sedang dalam proses penyempurnaan sistem penyaringannya. Langkah ini bertujuan agar air yang dialirkan ke lingkungan sudah melalui proses filtrasi yang aman.


"Air ini sedang dalam tahap penyempurnaan penyaringan," katanya, menambahkan. "Jadi nanti yang dialirkan sudah aman".


Selain penanganan darurat, Pemkot juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta dalam pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Beberapa opsi yang tengah dipertimbangkan termasuk konversi gas metana menjadi energi listrik, produksi bahan bakar alternatif berupa serbuk, serta pengolahan sampah menjadi pupuk kompos.


"Kami sambut baik jika ada kerja sama," kata Iwan. "Kita masih menunggu bentuk konkretnya".


Saat ini, TPA Bakung menerapkan sistem controlled landfill, yaitu metode pengelolaan sampah dengan penutupan secara berkala menggunakan tanah untuk mengurangi dampak pencemaran. Lahan aktif yang digunakan saat ini seluas dua hektare, dan direncanakan akan diperluas hingga 40 hektare sepanjang tahun ini.


Menanggapi persoalan luberan air lindi, DPRD Kota Bandar Lampung turut memberi perhatian serius. Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Rizaldi Adrian, menyatakan bahwa pihaknya akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup untuk meminta penjelasan lebih lanjut.


"Kami akan dengar langsung bagaimana pengelolaan air lindi ini, karena adanya laporan air yang meluber dari tempat penampungan" ujar Rizaldi.


Pemkot berharap langkah-langkah penanganan yang telah dan akan dilakukan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di TPA Bakung, sekaligus menjaga kesehatan serta kenyamanan warga di sekitarnya. (Fs/red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.