Header Ads

Bendahara Desa Koto Jayo Tidak Dapat Menjawab Beberapa Pertanyaan Pihak Media dan Lembaga

Ilustrasi Gambar 

Bungo, Marahtulis.Com || Bendahara Desa Koto Jayo tidak menjawab pertanyaan Pihak media dan lembaga LSM Padam. Kamis, (29/02/2024).


Diminta kepada APH Jambi dan Dinas terkait, agar turun langsung dan melihat keluhan warga Bungo agar oknum Rio yang menjalankan program PTSL menjalankan jabatannya dengan amanah.


Setelah beberapa jam awak media ingin konfirmasi mengenai pembuatan PTSP tahun 2022-2023. Pihak desa koto seakan - akan bungkam dan tidak memberikan statement apapun,  sebab masyarakat banyak yang belum bersertifkat.


Sebab untuk pihak media ingin bertanya terkait dana dan surat sertikat yang sudah dibuat atau belum, apakah sudah dibagi kan dengan warga??


Namun bendahara Desa Koto Jayo lebih memilih bungkam dan tidak menjawab WA dari awak media Marahtulis.Com, diduga ada yang disembunyikan menurut  beberapa warga diduga ada pungli tidak sesuai dengan aturan 350.000 - 1000.000 ( Luar Dusun).


Program PTSL merupakan unggulan Pemerintah agar masyarakat mendapatkan hak dan surat tersebut bisa gunakan sebagai jaminan jika masyarakat  membutuhkan dana.


Namun kenyataan warga masih dibebani dengan harga tidak wajar dalam pembuatan surat PTSL  2022/2023 ( BPN ), Ironis memang seakan masyarakat menjadi bahan ojek untuk pelanggaran hukum.


SKBB 3 Menteri sudah menjelaskan wilayah propinsi max 200.000/ bidang , namun kenyataan fihak oknum oknum dapat untuk menjalankan tanggung jawab tersebut.


Bendahara Desa Koto Jayo pun tidak dapat di konfirmasi melalui telepon dan WhatsApp (WA).



Penulis : (Joinsyah)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.